Senin 27 Januari 2020 telah diadakan program kerja dari mahasiswa KKN Tim 1 UNDIP. Program tersebut diselenggarakan di Balai Desa Sukosono pada pukul 09.00-11.00 waktu setempat. Program kerja yang dilakukan adalah sosialisasi dan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk dari bahan organic atau bahan dapur. Pelatihan ini dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Teknik program studi Teknik Kimia untuk menghindari warga dari nyamuk Aedes aegypti. Desa Sukosono masih sangat dikelilingi oleh hutan dan pohon-pohon, serta tidak adanya TPA di desa ini menyebabkan pertumbuhan nyamuk Aedes aegypti sangat tinggi. Oleh karena itu mahasiswa KKN UNDIP melakukan sosialisasi dan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk.

Kegiatan ini dimulai dengan pembukaan oleh tim 1 KKN UNDIP yang dilanjutkan dengan perkenalan dan juga pemaparan mengenai bahanya nyamuk Aedes aegypti  bagi warga sekitar, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk. Acara ini dihadiri oleh bidan dan kader-kader desa, ibu-ibu PKK dan juga perangkat desa. Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan spray anti nyamuk sangat mudah dan terjangkau bagi warga sehingga sangat memungkinkan bagi warga untuk membuat spray anti nyamuk secara kontinyu. Bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan spray anti nyamuk ini adalah cengkeh, kulit jeruk, serai, dan air. Cara pembuatan spray anti nyamuk adalah sebagai berikut:

  1. Potong kecil-kecil kulit jeruk dan serai, kemudian campurkan kulit jeruk, serai, dan cengkeh dengan air 500 ml
  2. Haluskan bahan-bahan menggunakan blender. Jika tidak ada blender bahan dapat didiamkan selama 24 jam didalam air. Saring dan ambil ekstrak air dari bahan tersebut
  3. Tuang ekstrak ke dalam sprayer dengan air 100 ml. Spray anti nyamuk siap digunakan
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan