Potensi Desa

Lauching Perpustakaan Balai Desa Sukosono

Salah satu program unggulan mahasiswa KKN Tim I 2020, Launching Perpustakaan Balai Desa Sukosono diwarnai lomba menggambar TK dan PAUD sebagai bentuk pengenalan telah dibukanya perpustakaan Balai Desa Sukosono. Pada acara ini peserta lomba yakni sebanyak 60 peserta dan pendamping yang diperkirakan total lebih dari 100.

Untuk menjaga kontinuitas berjalannya perpustakaan desa, mahasiswa KKN mengembangkan perangkat lunak berupa sistem informasi pengelolaan inventaris dan peminjam buku yang dimiliki perpustakaan desa Sukosono sehingga setiap peminjaman buku tercatat di dalam database. Pengembangan sistem informasi dilaksanakan mulai dari analisis sistem/proses bisnis, perancangan abstraksi tampilan pengguna, pengimplementasian bahasa pemrograman PHP, pengujian perangkat lunak pada periode 23 Januari – 8 Februari 2020. Hari esoknya, dilanjutkan dengan instalasi web server, database, perangkat lunak dan konfigurasi alamat IP perangkat lunak di salah satu komputer perangkat desa agar dapat diakses di dalam jaringan balai desa dan sekitarnya. Sistem informasi telah diserahkan pada perangkat desa (bidang perencanaan) agar dapat dikelola dengan baik dan diteruskan kedepannya.

Fitur-fitur sistem informasi yang dimiliki adalah sebagai berikut.

  • Registrasi dan login melalui email/username.
  • Pengunjung yang terdaftar dalam sistem informasi dapat meminjam buku perpustakaan.
  • Waktu peminjaman diberikan selama seminggu, jika terlambat mengembalikan maka secara otomatis dikenai denda.
  • Anggota peminjam dapat berasal dari individual atau instansi/perusahaan/sekolah. Individual dapat meminjam maksimal tiga buku, sedangkan instansi tidak dikenai batas peminjaman.

Eksplorasi Tim I KKN UNDIP 2020 Desa Sukosono

 

Kegiatan yang dilakukan pada minggu pertama Tim I KKN UNDIP 2020 Desa Sukosono adalah melakukan survei potensi-potensi apa saja yang dimiliki Desa. Survei dilakukan dengan mengunkungi rumah-rumah perangkat Desa untuk melakukan wawancara dan pengenalan serta mengitari jalan-jalan Desa dan bercengkraman dengan masyarakat Desa Sukosono. Kegiatan survei dilakukan oleh seluruh TIM I KKN UNDIP yang terdiri dari beberapa Fakultas yaitu Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Informatika/Ilmu Komputer, Fakultas Teknik Kimia dan Fakultas Teknik Perencanaan Wilayah Kota.

Dalam proses survei, Tim mendapat banyak sekali informasi seputar Desa Sukosono. Pak Subhan, S.Hi selaku kepala Desa Sukosono mengatakan bahwa Desa Sukosono terdiri dari 32 RT dan 8 RW dimana mayoritas masyarakatnya bekerja pada industri meubel rumahan dan bekerja di industri garmen serta bertani. Desa Sukosono merupakan Desa terluas dengan penduduk terbanyak di Kecamatan Kedung Kabupaten Jepara. Jumlah penduduk Desa Sukosono sebanyak 7.118 orang dengan laki-laki berjumlah 3557 orang dan perempuan berjumlah 3561 orang. Kegiatan kemasyarakatan yang aktif di Desa Sukosono diantaranya ada kegiatan PKK rutin yang dilakukan sebulan sekali, adanya kader-kader kesehatan yang bertugas untuk membantu menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada di Desa Sukosono, adanya karangtaruna dan organisasi UKM Desa yang bergerak dibidang keagamaan dan pertanian.

POTENSI DESA SUKOSONO

Banyaknya potensi desa yang perlu pembinaan dan pengembangan diantaranya bidang pertanian, peternakan, kerajinan dll.

  1. Jenang khas Sukosono

banyak mendapat pesanan baik warga desa Sukosono maupun desa-desa di kecamatan Kedung dan kecamatan disekitarnya seperti Desa Petekeyan, Sukodono, Langon dll.

Sehigga hal tersebut mendorong KKN Undip 2018 membina pengrajin Jenang untuk teknik pengemasan dan penjualan. Terbentuklah Brand “Jempol” Jenang Khas Sukosono

  1. Pasar Tiban Ngempet Desa Sukosono setiap pagi hari
  2. Ternak Burung Love Bird, Murai dll
  3. Wisata Alam Belik Winong Sendang Rejo